Jumat, 14 Januari 2011

Sport

PB Djarum Kembali Rangkul Mantan Pelatnas
"Kami bilang kepada mereka ini bukanlah akhir dari dunia dan karier mereka," ujar Yoppy.
Rabu, 12 Januari 2011, 20:08 WIB
Haryanto Tri Wibowo
VIVAnews - Sejumlah pebulutangkis yang terdegradasi dari Pelatnas kembali dirangkul Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum.

Sejumlah anggota PB Djarum seperti Maria Kristin, Fernando Kurniawan, Annisa Wahyuni, Nugroho Adi Saputro, Wifqi Windarto, Albert Saputra, Rizky Yanu Kresnayanadi, serta Hendro Mulyono telah terdegradasi dari Pelatnas dan dikembalikan ke PB Djarum.

Sebagai gantinya, sejumlah atlet PB Djarum sukses dipanggil masuk Pelatnas di awal tahun ini. Nama-nama seperti Ana Rovita, Riyanto Subagja, Yeni Asmarani, Ayu Wanda Tika, Shesar Hiren Rhustavito, dan Arif Gifar Ramadhan masuk Pelatnas mewakili PB Djarum.

Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengaku para pemain yang terdegradasi dari Pelatnas akan tetap mendapat perhatian khusus. Namun, semua tergantung komitmen pemain.

"Semua pemain (yang terdegradasi) sudah kami kumpulkan, dan kami bilang kepada mereka ini bukanlah akhir dari dunia. Ini bukan akhir dari karier mereka," ujar Yoppy dalam acara penghargaan atlet berprestasi yang diberikan PB Djarum dan Flypower di Menara Peninsula, Jakarta, Rabu 12 Januari 2011.

"Tapi, semuanya tergantung komitmen pemain. Jangan cuma bilang komitmen di bibir saja, giliran saat latihan tidak serius," tutur Yoppy.

Sementara itu, sejumlah atlet PB Djarum mendapat bonus atas prestasi mereka selama 2010. PB Djarum bersama Flypower memberikan bonus total Rp200 juta kepada sejumlah atlet seperti Fransiska Ratnasari yang berhasil menembus peringkat 36 BWF, dan Andrea Kurniawan Tedjono yang meraih peringkat 48 BWF 2010. (art)
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
anto1669
welcome and congratulations to explore my blog and get experience, you need ... God bless you
Lihat profil lengkapku