Sabtu, 12 Februari 2011

Krisis Mesir

Mubarak Mundur, Harga Minyak Turun
Sebelumnya, akibat krisis di Mesir, harga bensin di Amerika mencapai harga tertinggi.
Sabtu, 12 Februari 2011, 02:40 WIB
Antique, Denny Armandhanu
VIVAnews - Menyusul turunnya Hosni Mubarak sebagai Presiden Mesir harga minyak dunia turun hingga ke titik terendah setelah sebelumnya mencapai angka tertinggi akibat merebaknya kekerasan di negara Seribu Menara itu.

Harga minyak mentah di bursa New York Mercantile Exchange pada perdagangan siang (waktu setempat) seperti dilansir dari laman ABC News, Jumat, 11 Februari 2011, turun US$1,21 menjadi US$85,52 untuk distribusi bulan Maret. Di Bursa Nymex untuk distribusi Maret, minyak  turun dua sen menjadi US$2,6950 per galonnya dan bensin turun satu sen menjadi US$2,4610 per galonnya.

Di bursa London, harga minyak mentah turun 31 sen menjadi US$101,13 pada bursa dagang ICE Future Exchange. Sementara itu, untuk gas alam, turun enam sen menjadi US$3,930 per 1.000 kubiknya.

Sebelumnya, akibat krisis politik di Mesir, harga bensin di Amerika Serikat mencapai harga tertinggi dalam setahun. Hal ini pernah terjadi tiga tahun yang lalu saat harga minyak mencapai US$4 per galonnya, membuat warga mengganti mobilnya ke mobil yang lebih irit bensin.

Kenaikan harga minyak yang terjadi pada tahun ini disebabkan beberapa hal, seperti naiknya permintaan minyak oleh China, musim dingin yang parah, dan ketegangan di Mesir.
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
anto1669
welcome and congratulations to explore my blog and get experience, you need ... God bless you
Lihat profil lengkapku