Senin, 06 Desember 2010

Aktivitas Perkenalan Anak

Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Aktivitas ini akan membuat anak-anak merasa bangga terhadap dirinya sendiri dan akan membantu anak mengerti bagaimana kuasa Tuhan dapat membantu mereka menerima sesamanya apa adanya.
Bahan-bahan:
  1. Selembar kertas berukuran 8½ x 11 cm untuk setiap anak.
  2. Pensil atau spidol untuk setiap anak.
Durasi Aktivitas:
10 -- 15 menit
Topik:
Penerimaan, Persahabatan, Individualitas, Kebaikan, Kasih
Peserta:
Anak kelas 1 -- 6
Apa yang akan Anda lakukan:
Pertama, bagilah anak-anak dalam kelompok-kelompok terdiri dari 4 -- 6 anak. (Kelompok yang terdiri dari tiga anak, terlalu kecil; tujuh anak akan memakan banyak waktu.) Jika memungkinkan, suruh anak-anak dalam setiap kelompok duduk bersama-sama di kursi yang terpisah atau saling berhadapan, dll.. Kemudian suruh anak-anak untuk melihat teman-teman sekelompoknya dan menuliskan nama-nama teman mereka di sisi kiri bawah kertas mereka. Tidak harus urut. Lalu, suruh mereka menulis sesuatu yang baik tentang teman-teman mereka di sebelah nama-nama yang telah mereka tulis. Apa yang mereka tulis harus positif, bukannya tulisan yang mengejek atau merendahkan.
Contoh:
Mark : Selalu berpakaian rapi
Alyssa : Dia baik pada semua orang
Jennifer : Dia sangat pintar
Andrew : Hafal ayat-ayat Alkitab
Erica : Pintar bermain sepak bola
Saat semua anak telah selesai menulis sesuatu yang baik tentang teman-teman mereka dalam kelompoknya, suruh mereka memberikan kertas mereka kepada teman di sebelah kanan. Kemudian, setiap anak akan dapat membaca komentar yang temannya telah tulis tentang diri mereka. Setelah beberapa saat, suruh mereka untuk memberikan kertas yang mereka pegang ke teman di sebelah kanan mereka lagi, dan biarkan setiap anak membaca komentar teman mereka tentang mereka. Lakukan hal tersebut sampai setiap kertas sampai pada penulis aslinya. Anak-anak akan tahu hal-hal baik apa yang dipikirkan teman mereka tentang mereka dan hal itu jelas akan membuat hari mereka ceria.
Jelaskan kepada anak-anak bahwa Allah itu adalah kasih dan Yesus adalah teladan kasih. Yesus melihat orang dari hati. Saat Yesus ada di hati kita, kita juga dapat melihat orang lain sama seperti Yesus melihat orang lain, dengan cinta, belas kasih, kebaikan, dan kepedulian. (t/Dian)

Published in e-BinaAnak, 10 April 2008, Volume 2008, No. 377


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
anto1669
welcome and congratulations to explore my blog and get experience, you need ... God bless you
Lihat profil lengkapku